Hayalan Pagi
"selamat
pagi teh manisku",
aku berhayal di pagi yang konyol
cahaya mentari tampar wajah
"bangun!"
pagi!
pagi!
pagi!
suara ayam seperti mematuk otak
ketika hayalan semakin liar dan menggila.
Siulan burung menyelinap di antara dahan, ranting, dan daun-daun tua.
aku berhayal di pagi yang konyol
cahaya mentari tampar wajah
"bangun!"
pagi!
pagi!
pagi!
suara ayam seperti mematuk otak
ketika hayalan semakin liar dan menggila.
Siulan burung menyelinap di antara dahan, ranting, dan daun-daun tua.
Aku
berhayal tantang kami
ketika perlahan muncul bayang di benak
tentang suatu tempat dan suatu waktu yang belum kami kenal.
ketika perlahan muncul bayang di benak
tentang suatu tempat dan suatu waktu yang belum kami kenal.
13 September 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar